site stats free
 

Sebutkan Struktur Teks Negosiasi yang Bisa Dipergunakan!

Struktur Teks Negosiasi | Teks negosiasi adalah bentuk interaksi sosial yang terjadi antara pihak-pihak yang saling berkaitan interaksi untuk menyelesaikan suatu permasalahan atau tujuan dan menentukan sebuah kesepakatan yang terbaik atau solusi terbaik dari beberapa perbedaan. Teks negosiasi ini diharapkan menjadi suatu kesepakatan yang saling menguntungkan untuk  masing-masing pihak.

Sebutkan Struktur Teks Negosiasi yang Bisa Dipergunakan

Teks negosiasi sangat penting dalam menyelesaikan suatu permasalahan agar dicapai kesepakatan yang tidak merugikan. Yuk simak informasi selengkapnya di bawah ini.

Struktur Isi Teks Negosiasi

Struktur Isi Teks Negosiasi

Struktur teks negosiasi dalam interaksi negosiasi antara kedua pihak dalam mencapai kesepakatan bukan jual beli, terdiri dari 3 bagian yakni bagian pembukaan, bagian isi, dan bagian penutup.

  • Pembukaan, sebuah kata sapaan atau salam pembukaan awal dari percakapan negosiasi. Misalnya, selamat pagi, selamat siang, selamat sore, selamat malam, dan lainnya.
  • Isi, mengutarakan sebuah permasalahan yang ada. Misalnya, karyawan sudah bekerja keras dan loyalitas terhadap perusahaan, namun kami merasa kurang mendapat imbalan yang pantas. Kami tidak dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan uang 2 juta rupiah, minimnya kami menerima upah sebesar 3 juta rupiah.
  • Penutup, merupakan proses mengakhiri percakapan dalam interaksi negosiasi, biasanya memberi kata salam. Misalnya, terimakasih Bu, selamat malam, dan lainnya.

Struktur Teks Negosiasi

Langkah-Langkah Penulisan Teks Negosiasi

Dalam teks negosiasi antara penjual dengan pembeli memiliki beberapa struktur teks, diantaranya :

  • Orientasi, merupakan sebuah pembukaan awalan dari percakapan negosiasi. Umumnya berupa kata sapaan, salam, dan lainnya.
  • Permintaan, merupakan dimana pihak ingin menanyakan suatu barang ataupun permasalahan yang tengah dihadapi.
  • Pemenuhan, merupakan pihak yang terkait memberitahu mengenai barang atau objek supaya pihak yang sedang diajak berinteraksi menjadi lebih paham.
  • Penawaran, merupakan suatu puncak dari negosiasi, sebab terjadinya proses tawar menawar antara pihak untuk mendapat sebuah kesepakatan yang menguntungkan masing-masing pihak.
  • Persetujuan, merupakan sebuah kesepakatan atas hasil penawaran dari kedua pihak.
  • Pembelian, merupakan proses terjadinya transaksi jual beli antara masing-masing pihak yang terkait.
  • Penutup, merupakan proses mengakhiri sebuah interaksi antara kedua pihak dalam menyelesaikan suatu proses interaksi dalam negosiasi.

Sedangkan dalam teks negosiasi antara pihak bank dengan pengusaha, memiliki struktur teks orientasi, pengajuan, penawaran, persetujuan, dan penutup. Dapat ditarik kesimpulannya bahwa struktur teks negosiasi tidak melulu bersifat baku, namun sesuai dengan apa yang akan dinegosiasikan. Baca juga: Perbedaan Pekerja dan Pengusaha yang Wajib Anda Tahu.

Ciri-Ciri Teks Negosiasi

Ciri-Ciri Teks Negosiasi

Secara umum teks negosiasi memiliki beberapa ciri. Pertama, negosiasi menghasilkan sebuah kesepakatan. Kedua, negosiasi menghasilkan keputusan yang saling menguntungkan kedua belah pihak. Ketiga, negosiasi sebagai sarana untuk mencari solusi atas permasalahan. Keempat, negosiasi mengarah pada tujuan praktis.

Ciri kelima dari teks negosiasi adalah mengutamakan kepentingan bersama. Keenam, negosiasi menyangkut suatu rencana yang belum terjadi. Ketujuh, negosiasi akan melibatkan dua belah pihak. Kedelapan, negosiasi sebagai aktivitas komunikasi langsung, dan ciri terakhir teks negosiasi umumnya dalam bentuk dialog atau diubah dalam bentuk monolog.

Langkah-Langkah Penulisan Teks Negosiasi

Sebutkan Struktur Teks Negosiasi (2)

Penulisan teks negosiasi tergolong cukup mudah, salah satu metode yang digunakan adalah metode pendekatan langkah-langkah penulisan teks negosiasi, diantaranya :

  • Pertama, menentukan tujuan penulisan teks negosiasi.
  • Kedua, menentukan pihak-pihak yang terkait.
  • Ketiga, menentukan keputusan atau solusi dalam penawaran.
  • Keempat, menentukan model kesepakatan.

Hal-Hal Yang Harus Dihindari Selama Negosiasi

Selama proses negosiasi harus menghindari hal-hal yang dapat merugikan kedua pihak. Beberapa hal untuk menghindari hal tersebut, perlu dilakukan dengan cara-cara yang sopan. Misalnya, menyesuaikan pembicaraan ke arah tujuan praktis, mengajukan pandangan baru dan menghiraukan pandangan yang ada tanpa saling mempermalukan antara masing-masing pihak, mengalokasikan tugas dan tanggung jawab kedua pihak, mengutamakan dan mengelompokkan saran maupun pendapat antara masing-masing pihak.

Itulah informasi mengenai struktur teks negosiasi yang disampaikan Axefo.com semoga bermanfaat bagi kalian yang sedang mempelajari cara bernegosiasi atau mungkin sedang menghadapi jalan buntu dalam melakukan proses negosiasi dan mendapat solusi yang terbaik bagi semua pihak.

Author - Agustus 10, 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

javascript hit counter